Kamis, 19 Juni 2014

TENTANG FBT DAN KERUSAKAANYA

Memahami macam-macam kerusakan
Flyback
001. Nama lain untuk flyback adalah FBT
(Flyback Transformer), HVT (High Voltage
Transformer), LOPT (Line OutPut
Transformer).
Tranfo flyback dipasang pada bagian
horisontal-ouput yang utamanya berfungsi
untuk menghasilkan tegangan tinggi untuk
anode tabung gambar yang besarnya antara
20 hingga 30Kv ( tergantung dari besarnya
ukuran layar). Disini pulsa horisontal saat
retrace dimanfaatkan untuk menghasilkan
induksi tegangan tinggi. Tegangan tinggi
yang masih berbentuk pulsa-pulsa ini
kemudian disearahkan menggunakan diode
internal yang sudah terdapat didalam
flyback. Sebagai filter tegangan tinggi
digunakan lapisan aquadag tabung gambar,
oleh karena itu tabung gambar kadang
masih menyimpan tegangan jika pesawat
dimatikan. Aquadag merupakan lapisan
konduktor yang terdapat didalam dan diluar
tabung yang membentuk semacam kapasitor
tegangan tinggi dengan nilai beberapa ribu
pF saja, dengan kaca tabung gambar itu
sendiri sebagai isolator. Oleh karena itu
lapisan luar tabung gambar harus selalu
dihubungkan ke ground.
Flyback yang digunakan untuk tabung layar
flat biasanya secara internal juga diberi
tambahan elko filter tegangan tinggi
dengan nilai sekitar 0.05uF.
Mendapatkan tegangan tinggi dengan
flyback yang bekerja pada frekwensi tinggi,
maka hanya dibutuhkan relatip sedikit
jumlah lilitan saja, sehingga lebih ekonomis
jika dibanding kalau menggunakan tranfo
AC 50Hz untuk mendapatkan tegangan
tinggi.
Kecuali itu flyback juga digunakan untuk
menghasilkan tegangan-tegangan rendah
lainnya seperti untuk bagian vertikal,
heater, dan 180V untuk video driver. VR
sebagai pembagi tegangan dipasang secara
internal didalam flyback untuk mendapatkan
tegangan Fokus dan Screen.
002 Flyback dengan Boost-up.
Pada pesawat model lama kadang dijumpai
flyback dengan sirkit Boost-up. Fungsi sirkit
boost-up adalah untuk menaikkan tegangan
suply B+ menjadi tegangan yang lebih
tinggi seperti misalnya menjadi dari 90
menjadi 115v untuk kolektor transistor
HOT. Sirkit boost-up terdiri dari sebuah
diode, bagian kumparan boost-up dan
sebuah elko.
003. Gejala-gejala atau tanda-tanda yang
disebabkan karena kerusakan flyback.
Ada macam-macam gejala yang ditunjukkan
jika terjadi kerusakan flyback. Gejala yang
mungkin terjadi antara lain adalah :
* Transistor HOT panas akibat antar
gulungan ada yang ssetengah hort
* Transistor HOT rusak (Kolektor-Emitor
short), jika diganti short lagi
* Tegangan B+ drops akibat flyback
menyedot arus terlalu banyak
* Power suply protek dengan bunyi
cit...cit...
* Lampu indikator stand by nyala kedip-2
(protek)
* Resistor pada sirkit ABL ada yang
terbakar atau gosong.
* Kapasitor 200V pada pin-ABL tranfo
flyback short, kalau diganti short lagi
* Terjadi loncatan api pada pin-pin
dibawah flyback, pada kabel tegangan
tinggi yang disertai suara pletek-pletek.
* Timbul suara ngesessssss.....Kalau
diamati pada tempat yang gelap akan
nampak ada bagian tertentu yang
menyemprotkan lidah api, misalnya pada
anode cap, kabel tegangan tinggi, atau
sambungan antara kabel dengan bodi
flyback.
* Periksa secara visual dengan seksama
bodi flyback. Tanda-tanda seperti ada
bagian yang menggelembung, ada benjolan,
ada bagian yang retak,ada lubang kecil dan
mengeluarkan semacam lelehan, ada
bagian yang warnanya berubah
menunjukkan tanda kerusakan flyback.
* Raster mengembang sebagai akibat
kerusakan internal diode penyearah, yang
mengakibatkan tegangan tinggi drops
* Raster gelap atau gambar tidak fokus
akibat kerusakan pada internal resistor
pembagi tegangan.
004. Macam-macam jenis kerusakan yang
terjadi pada FBT
* Salah satu kumparan ada yang putus, hal
ini sangat jarang sekali terjadi.
* Kumparan primer antara pin-B+ dengan
pin-kolektor short sehingga menyebabkan
transistor HOR rusak.
* Kerusakan flyback paling umum
disebabkan karena faktor panas yang
menyebabkan isolasi kawat email bagian
tegangan tinggi isolasinya lama-lama rusak,
sehingga meyebabkan terjadinya short
antar gulungan. Bagian kawat email yang
short lama kelamaan makin meluas dan
menyebabkan timbulnya panas sehingga
bodi flyback kadang terlihat
menggelembung.
* Bahan isolator setelah lama dipakai
mengalami degradasi, sehingga terjadi
kebocoran tegangan tinggi atau corona
(arching). Biasanya mengeluarkan bau dan
suara yang khas. Problem mudah diamati
jika tempatnya gelap.
* Anode cap atau kabel tegangan tinggi
mengalami degradasi sehingga dapat
menyebabkan terjadinya loncatan tegangan
tinggi disertai suara pletek....pletek atau
suara desis.
* Anode cap tidak lagi melekat dengan
kuat pada tabung gambar, sehingga lidah
api terlihat menyemprot pada bagian
pinggir-pinggirnya. Anode cap yang rusak
kalau diamati pada bagian dalamnya ada
semacam garis goresan-goresan hitam yang
diakibatkan terbakar oleh loncatan api.
* Kerusakan pada bagian pembagi
tegangan untuk Fokus dan Screen yang
terdapat didalam flyback. Menyebabkan
gambar tidak mau fokus atau tidak ada
tegangan screen.
* Kerusakan pada diode penyearah
tegangan tinggi yang ada didalam flyback.
Tegangan tinggi anode tidak ada atau
drops. Raster mengembang (blooming)
merupakan tanda bahwa tegangan tinggi
drops
* Beberapa tipe flyback ada yang
mempunyai kapasitor filter pada bagian
tegangan tinggi. Nilai kapasitor dapat
diukur menggunakan kapasitor meter.
Kapasitor ini kadang dijumpai rusak, short
dengan ground yang dapat diketahui
dengan ohm meter (posisi x 10K)
* Inti ferit retak atau pecah. Dapat
dipasang kembali bagian-bagian yang pecah
dan tempelkan serapat mungkin.
* Short antara gulungan primer dengan
sekunder. Menyebabkan tegangan B+ short
atau bocor ke ground.
* Kerusakan karena cacat produksi atau
cacat kualitas dapat terjadi pada flyback
yang masih baru.
* Kerusakan pada resistor pembagi
tegangan pada sirkit kontrol fokus dan
screen.
005. Tips untuk memastikan kerusakan
flyback
Jika mencurigai ada kerusakan flyback,
maka putus hubungan antara pin-flyback
dengan kolektor HOT. Kemudian pasang
secara seri antara pin-flyback dengan
kolektor sebuah bola lampu 100w/220v.
* Jika lampu menyala sangat terang dan
diukur tidak keluar tegangan screen atau
tegangan heater sama sekali, maka hal ini
menunjukkan bahwa flyback rusak karena
kumparan primer ada bagian yang short
* Nyala lampu redup, tetapi tegangan
screen atau heater atau fokus diukur tidak
ada sama sekali. Maka hal ini menunjukkan
kerusakan flyback pada short pada bagian
tegangan tinggi.
* Kalau semua ada tegangan keluar (walau
hanya kecil), maka kemungkinan flyback
tidak rusak
006. Yang perlu diperhatikan dalam
mencari persamaan flyback atau modifikasi
flyback :
* Besarnya tegangan IC Vertikal out.
Sistimnya single atau double
* Besarnya tegangan B+
* Apakah menggunakan Boost up
* Periksa kebutuhan tegangan keluaran lain
misalnya 40v, 24v, 16v .
007. Resiko yang mungkin terjadi jika
modifikasi flyback dengan tipe lain,
* Tegangan heater berubah, bisa kurang -
bisa lebih. Jika tegangan heater kurang
akan menyebabkan britnes gambar kurang
(kecilkan nilai. Tegangan heater jika
bertambah besar akan menyebabkan umur
pemakaian tabung gambar menjadi lebih
pendek. Semuanya itu dapat dikoreksi
dengan modifikasi nilai resistor heater
* Raster menjadi kurang penuh kiri-kanan.
Hal ini dapat dikoreksi dengan menambah
memasang kapasitor secara paralel dengan
kapasitor resonan yang lokasinya antara
Kolektor-Gnd transistor HOT dengan nilai
antara 102nF hingga 502 nF. Ingat
kapasitor ini harus mempunyai tegangan
kerja minimal 1.6Kv.
* Tegangan keluaran berubah dan protektor
aktip bekerja, disebabkan tegangan
keluaran flyback berubah sedikit lebih
besar. Dapat dikoreksi dengan merubah
nilai resistor pada sirkit tegangan sampel
protektor dari flyback.
* OSD tidak keluar atau bergetar kedip-
kedip. Dapat dikoreksi dengan merubah
nilai resistor pada sirkit dari pin-H AFC ke
mikrokontrol.
008. Kontruksi inti ferit flyback terdiri dari
2 bagian dan mempunyai gap sambungan
yang ukurannya kritis. Biasanya gap
tersebut dipasang platik spacer tipis.
Kembalikan spaser ini jika mengasembling
kembali inti ferit flyback. Inti Ferit yang
retak dapat diasembling kembali dengan
catatan tidak ada bagian yang hilang, dan
penyambungannya serapat mungkin jangan
sampai menambah besarnya gap yang
sudah ada.
009. Flyback yang bocor mengeluarkan
corona mungkin dapat diperbaiki dengan
cara memberi sealer dari bahan silikon
pada bagian yang bocor. Kalau dapat
jauhkan bahan-bahan metal dari bagian
yang bocor tersebut.
010. Kabel tegangan tinggi yang bocor
dapat diperiksa dengan cara penyapuan
menggunakan ujung kuas yang kering
sepanjang kabel tersebut. Jika ada
kebocoran akan tampak corona bunga api
pada ujung-ujung kuas. Kerusakan dapat
dikoreksi dengan memberikan isolasi
tambahan.
011. Beberapa hal yang baik untuk
dipahami mengenai flyback.
* Bagian kumparan tegangan tinggi
menggunakan kawat yang halus serta
membutuhkan teknik yang tinggi dalam
cara menggulung. Oleh karena itu tidak
perlu untuk mencoba merepair atau
menggulung flyback yang rusak.
* Diode tegangan tinggi terdiri dari serial
banyak diode dan kerusakan tidak dapat
diperiksa dengan ohm meter biasa.
* Potensio atau VR fokus dan screen
mempunyai nilai diatas 10 M. Oleh karena
itu tidak dapat diperiksa dengan ohm meter
biasa.

Gejala dan kerusakan tv digitec dan polytron

Kerusakan Polytron Bagian 1
Minimax MX_5152 MG
Gejala :Protek (raster blank putih
polos trs protek)
Penyebab :kerusakan terdapat pd ic
STV_22xxx
Solusi :setelah penggantian alat
tersebut tv kbli normal
Catatan :bagi rekan _ rekan teliti
sblom mengganti granmaster
Gejala :tv mati total
Penyebab :transistor D1885 short
Solusi :ganti transistor
Catatan :tv nyala lagi
Gejala :padam total
Penyebab :tuner sot
Solusi :ganti tuner.tegangan ke ic
program berdenyut, saya coba lepas
komponen yang membebani vcc 5v
yaitu ke b+ tuner, tv dicoba dinyalakan
dan hasilnya baik
Catatan :kaki B+ 5v ke tuner di
copot, tv coba dinyalain dan hasilnya
baik MX1503R
Gejala :Suara tidak bisa Kecil
Penyebab :Option Setting
Solusi :buka Menu servis 1014,OP
0=00000000,OP1=10011000,OP2=
00001111,OP3=00000101
Catatan :Eprom 24C08,micom
HBT00-02G Model :Slim 20 inci
Gejala :Gerimis,suara nois,ada gangguan
pada gambar TV
Penyebab :Jalur IF tuner ke IF Filter
putus
Solusi :Jumper pin IF tuner dengan Filter
I Model :PS52UV25RM
Gejala :Raster lebar
Penyebab :T803 D313,C802 2,2u160V
Solusi :Ganti T803 dan C802 ultra slim
Gejala :stanby
Penyebab :elko protek ke ic vertikal
rusak
Solusi :ganti elko dari mikom yang ke ic
vertkal
Catatan :ganti elko dengan kualitas yang
bagus
All Model
Gejala :Gambar normal, tapi suara tdk
ada
Penyebab :IC Power amplifier mati/
rusak
Solusi :Ganti dengan type yg sama
TDA2003
bigbeauty
Gejala :mati total, tegangan 8V tidak ada
Penyebab :kena petir, TDA8841 short
menyebabkan tegangan 8V drop.
Solusi :karena tak ada stok TDA8841
saya ganti TDA8843 dengan dengan
jumper kaki 27 ke 28, 29 ke 31,30 ke
32. TV nyala sekejap (protek),
penelusuran menunjukkan ic 4558 pada
vertikal rusak. Model :MX62P65L
Gejala :menyempit sisi kiri dan kanan,
gambar melipat vertikal
Penyebab :resistor dan elko ad yang
short
Solusi :ganti R55 ( 3300ohm ) dan C807
( 160 v 33uf )
Model :DIPE 123
Gejala :lambat tampil, stand by, kadang
cepat start
Penyebab :elko ad yang kering, short
Solusi :ganti elko yang nilai nya 1uf50v
disekitar oscilator vertikal WF 8050
Gejala :Tdk ad raster ( bintik-bintik)
Penyebab :tegangan 33v ke tuner tidak
ada
Solusi :terlusuri jalur 33v dari tuner, cek
R 7041 dan c. T7011 biasa nya short
Model :BB2935K
Gejala : 1.Lampu stby kedip-
kedip,2.lampu stby nyala
sesaat,hor.sistem tdk bekerja
Penyebab :Posisi on,VDD 5V drop,posisi
stby normal VDD normal
Solusi :1.Ganti R 10 ohm dari
V50V,2.D1N4002 dari V15V
Model :DIVA PS52SV63
Gejala :Gambar terlalu
tinggi,bergetar,terus kecil.dibawah layar
Penyebab :VCC 5Va ke Vref(pin 7
STV8172)naik jadi 6,3V
Solusi :Cek TR di VCC 5VA.danDZ atau
Ganti pakai 7805
Catatan :Micom HBT 01-01G
Model :MX5152M-HBM 00-01F
Gejala: OSD hilang
Penyebab :Osc OSD pada micom tidak
berfungsi..salah satu penyebabnya
karena putusnya L701 (33uH)
Solusi :Ganti saja L701(33uH) dengan
nilai yang sama..pasti beres..
Catatan :ini hanya salah satu penyebab
hilangnya OSD..penyebab lain bisa dari
TR705 & TR707=C945
Model :polytron 123
Gejala :susah hidup
Penyebab :elco 10uf/63v bagian output
regulator
Solusi :ganti elconya dengan nilai yang
sama atau lebih
Model :pv30uv25ra
Gejala :protec
Penyebab :elco 1uf/50v pada bagian
vertikal
Solusi :Ganti elconya dengan yang baru
Model :123
Gejala :gambar vertical kadang full
kadang menyempit
Penyebab :D401 sudah aus
Solusi :ganti D401
Model :mx1452g
Gejala :kadang mau start n sulit untuk
nyala
Penyebab :faktor usia
Solusi :GANTI C507 : 10/50 DENGAN
47/100V
Kerusakan Politron Bagian 2
polytron Model :pn20p123
Gejala :standby
Penyebab :regulator tidak stabil
Solusi :ganti elco 100uf/63v
Model:14323
Gejala :voltase drop tiba2 tv mati
Penyebab :krena arus voltase trlalu drop
jd ic str tdk mampu
Solusi :periksa lah ic str pda power
suply barangkali mati
Catatan :lebih baik gunakanlah stavol
Model:MX5202
Gejala :on kira-kira 3detik lalu stand-by
Penyebab :gangguan pada bagian
vertikal sehingga mengaktifkan protector
pada pin 62 micom HBT 00-02G
Solusi :ganti C401=10uF/50V
C402=1uF/50V C408=100uF/50V
Catatan :jangan lupa : ukur tegangan B+
saat TV dihidupkan...
Model :MX-1413STC
Gejala :TV standby tidak bisa di star
Penyebab :Tr Horizontal Short
Solusi :Ganti Tr Horizontal
Catatan :Tv Kembali bisa di star
Model:grand master
Gejala:matot
Penyebab :regulator rusak parah
Solusi: ganti/ pasang gacun
Catatan :cara pasang lihat skema gacun
Model:20 MINIMAX
Gejala :mati total
Penyebab :Tegangan IC Croma ngedrop
Solusi:mencari penyebab dengan cek
dioda zener yg berhubungan, ZD8v2nya
Short ganti baru
Catatan: sukses berhasil
Model:jadul
Gejala:tdk ada suara
Penyebab:konsleting ouput ic audio ke
graund
Solusi:cabut elco 10v
Model:MX1452G
Gejala:susah start, kadang berkali- kali
tombol on of dimainkan baru tv start.
Penyebab :tidak ada penyebab,
kemungkinan dari pabrik hanya test
untuk sesaat.
Solusi :Ganti C507 = 10/50v dengan
47/100v
Model:minimax
Gejala :gambar kurang lebar timbul
garis-garis horizontal
Penyebab:
tegangan vertikal kurang
Solusi:ganti 2 elco setelah dioda dari
plyback untuk tegangan vertikal
Catatan:system tegangan vertikal pake ct
+12_gnd_-12
Model:DV 2167
Gejala:Tidak ada suara
Penyebab IC 458 rusak
Solusi:Ganti IC 458 yang berbentuk ic
kecil
Model:minimex
Gejala :Gambar sisi kanan kiri
melengkung
Penyebab :transistor D313 Rusak dan
komponen sekitarnya
Solusi :ganti transistor dan semua
komponen sekitarnya
Model:minimax
Gejala :stanby tapi susah hidup
Penyebab :elco 10uf/63v
Solusi :ganti elco 10uf/63 volt dengan
ukuran 10uf 100v atau 47uf/100v.
Catatan:kerusakan stanby polytron
sering terjadi di tegangan 50 v yg drop
Model:MX51P66L
Gejala:elcob+,4ov,TDA2030 meletus
(tegangan naik) dioda 14volt putus
Penyebab:putusnya dioda 14volt
tegangan jadi naik ,dioda ini putus
karena transistor standby konslet
jumlahnya tiga buah
Solusi:ganti semua transitor 3buah itu
dan ganti elco zener pada daerah 14volt
Catatan:untuk kerusakan ini penulis
mengalami rusaknya ic progam karena
tegangan 40volt masuk ke5volt sebagai
kontrol stanby
Model:MX-5202 Gejala:tdk mau start /
protect
Penyebab: vertikal cacat
Solusi: ganti capasitor yang
berhubungan dng vertical periksa jalur
protect dari ic program Catatan jangan
lupa cek solderan dan tegangan protect
pada ic program harus 5v
Model zweiton 123
Gejala :Lambat Menyala/Start
Penyebab :elco kering
Solusi : mengganti elco 1000 micro
25volt
Catatan :Jurus tandur
Model:u slim 21 inch
Gejala:GAMBAR MELENGKUNG
Penyebab:jbolnya elco 160v dan
kapasitor400v di horisontal
Solusi:sebaiknya kapasitornya yang
400v diganti yang baru dan pastikan
elco 160volt di driver horizontalnya
bagus.
Model:deck dvd
Gejala :suara kecil
Penyebab:elco pwr suply bocor
Solusi:ganti elco yg bocor ukran
100u/25v
Model:Zepelin MX 5265
Gejala:Dihidupin tv nyala tapi dilayar
muncul angka atau huruf besar2 trs
protect mati standby
Penyebab :Ternyata gangguan di pin 16
ic program HBM 00-07 yaitu pin protect
hanya ada teg 2v harusnya 5v
Solusi :Setelah aku urut jalurnya ketemu
DZ 403 5Volt short....setelah ganti
normal dan tdk protect
lagi....alhamdulillah
Kerusakan Polytron Bagian 3
Polytron Model : GM 1708
Gejala : gambar menyempit dikiri dan
kanan tv/horizontal.
Penyebab : usia tv
Solusi : periksa tegangan B+ 115v. jika
down ganti C220uf/160v dan
c4,7uf/160v dg yg baru. periksa jg
yoke/sanggulnya. ada kemungkinan
short atau terbakar.
Model : 51N21
Gejala : Tv nyala sebentar kemudian mati
protect
Penyebab : penyebab rangkaian protect
aktip menyebabkan ic mikom standby
(meggunakan aktip low)
Solusi : ganti c402 1uf50v dengan yang
baru atau diganti dengan yang lebih
besar seperti 4,7 uf
Catatan : Jika tidak ada tegangan 5 volt
patut di curigai IC Vertikal tdk bekerja.
Model : all polytron
Gejala : gambar agak kemerahan/
dominan merah Penyebab : transistor
RGB bocor Solusi : ganti transistor urut
pin red pada kaki crt
Model : MX 5263
Gejala : tv dihidupkan listrik langsung
anjlok
Penyebab : akibat voltase pln rendah
(-180VAC)
Solusi : ganti TR regulator P9NK70ZFP
Model : P1405
Gejala : vertical tidak normal,,atas
bawah tidak bisa full,,,ada serat kasar di
atas
Penyebab : cceramic di pin vertical ram
bocor
Solusi : ganti c ceramic di pin vertical
ram
Catatan : kerusakan ini jarang
terjadi ,,harus lebih teliti dalam ukur
Model : 14-21
Gejala : tv standby
Penyebab : teg 50 volt drop
Solusi : ganti c 10mc/100v pake
22mc/100v jg bisa
Catatan : selamat mencoba
Model : 14-21
Gejala : tv matot
Penyebab : rangkain regulator rusak
Solusi : saya coba pake regulator macun
Catatan : hati2 setting tegangannya
jangan lebih dari 120 volt. nanti pada
waktu standby r yg di apit oleh 2 tr
putus
Model : MX-1403R
Gejala : Nyala normal setelah Setelah
5menit Mati Standby.
Penyebab : Elko (1uf/50v) kering, yang
berada tepat di belakang IC Vertikal.
Solusi : Ganti dengan yang baru
Model : MX-14323T
Gejala : Mati total (Led pun Padam)
Penyebab : Output tegangan yang 33v
drop....(D504) short.
Solusi : Silahkan GANTI (D504) dengan
yang baru , selanjutnya nyalakan lagi tv,
ternyata lampu power pun menyala
seperti biasa dengan posisi standbay,
silahkan tekan tombol program atau
power on dari remot control untuk
menyalakan,
Model : diva flat
Gejala : layar menyempit
Penyebab : horizontal
Solusi : Tidak ada suply tegangan B+ ke
transistor HOT Cara memeriksa jika
bagian defleksi horisontal sudah bekerja
Bagian defleksi horisontal tidak kerja
sama sekali.Osilator pada IC Jungel
belum bekerja Kerusakan pada bagian
horisontal driver Catatan :
Model : diva flat
Gejala : horizontal
Penyebab : ic horizontal
Solusi : bagian Defleksi Horisontal
Model : lupaa
Gejala : tidak ada suara
Penyebab : speaker rusak
Solusi : ganti speaker dengan yang baru
Model : BIG BEAUTY
Gejala : ADA GARIS2 HITAM DI BAWAH
LAYAR
Penyebab : KAPACITOR MILAR BOCOR
Solusi : GANTI C 404 DI BLOK
VERTICAL,GANTI DENGAN KAPASITAS
YANG LEBIH BESAR
Model : BB5132
Gejala : Tdak ada OSD
Penyebab : RESISTOR MELAR
Solusi : GANTI RESISTOR 424 DARI PIN
7 IC LA7830
Model : PS 52SV25
Gejala : MATOT
Penyebab : Tr.horizontal jebol
Solusi : ganti 1.tr horiz MD 2009DFZ
atau BU 2508DX 2.C.801 390N
250V.3.T803 D 313.
Model : bigband
Gejala : semua tombol tdk
berfungsi,remote pun tidak bisa
Penyebab : switch tombol pada tape
short
Solusi : ganti switch tombol yang short
Model : Excel
Gejala : tv on beberapa detik langsung
protek
Penyebab : data corrup pada IC epprom
Solusi : masuk mode reset factory
dengan cara tekan tombol menu di
remote dan tahan beberapa saat
masukan kode 3101
Catatan : tv akan tereset seperti kondisi
baru,hasil ok
Model : 2313B
Gejala : bisa player 3 menit terus error/
hank
Penyebab : tr servo s8550,dioda in
4001,dan 2 buah condensator
220uF/16 V panas berlebihan
Solusi : Ganti tr S8550,dioda
IN4001,dan 2 buah condensator
220uF/16V untuk supply servo spindle
motor
Catatan : hasil ok ,maksimal
Model : MX52SV58
Gejala : warna hilang, terutama pada
warna merah.
Penyebab : kwalitas komponen TR yang
tidak baik.
Solusi : mengecek 3 TR warna tersebut
sesuai peruntukan yaitu RGB (Red,
Green, Blue),menganti dengan
komponen TR dengan seri 2482, atau
disesuaikan dengan TR yang terletak
pada komponen tersebut.
Model : PN14323M
Gejala : dihidupkan ada suara sebentar
terus stby
Penyebab : tegangan 50v drops
Solusi : ic stv2286 pin h-out tdk keluar
teg,ganti langsung beres
Kerusakan Polytron Bagiuan 4
Model : 123
Gejala : terprotec
Penyebab : condensator elco short
Solusi : ganti elconya
Model : PN51323M Gejala : Tidak ada
Raster
Penyebab : Pada ic STV2286C solderan
nya bnyk yg kering.
Solusi : Biar tv bisa lebih tahan lama,
kita harus rajin PU (patri ulang) ic
vertikal, dioda2 keluaran dr flyback,
soket yoke deflection, R untuk heater,
transistor RGB.
Model : minimax
Gejala : ga mau star
Penyebab : elco 10micro 63v bagian
driver horizontal kering
Solusi : ganti elko 10mikro 63v dengan
kapasitas yg lbih besar misalnya
47mikro 63v.
Model : flat series
Gejala : protec
Penyebab : pin ic protek tegangannya
kurang yg seharusnya ada 5v
Solusi : ganti elco 1 micro 50
volt,dibagian vertical,klo bisa pakai nilai
kapasitasnya yg lebih besar misalnya
2,2micro 50v
Model : BAZZOKE
Gejala : Saat pertama dihidupkan
Gambar hanya sekitar 5cm sesaat
kemudian mulai normal...
Penyebab : vertikal tidak normal
Solusi : ganti resistor 3M3
Model : 123
Gejala : Suara dan Gambar tidak Sinkron
Penyebab : Pengaturan IF berubah,
sehingga pada saat pindah chanel
gambar tampak bagus, tapi sesaat
kemudian gambar sedikit bergeser
diikuti suara gemresek(ada noise)
Solusi : TV ini pakai ic prog HBM 00
01K, Kunci perbaikan nya ada di
pengaturan IF IN dan IF COARSE !
naikan atau turunkan satu angka pada
data seting if coarse, dan ulangi jika
masih blm tepat.
Catatan : Tv harus dicoba untuk mencari
siaran dgn mode manual search, juga
auto search! pastikan gambar dan suara
harus bagus! Jika suara masih terdengar
tidak persis, setingan IF IN dan IF
COARSE harus diula
Model : MX5203R
Gejala : Tv sulit dinyalakan
Penyebab : Tegangan 5volt yg pertama,
yg akan mencatu B+ ic micom HBT 00
02G terukur 4,7 volt.
Solusi : Polytron ini kelemahan nya pada
rancangan power regulator nya, dimana
tegangan di tespoint 50volt( model yg
sekarang 38volt) jika standby terlalu
rendah! Di titik ini pada saat standby
harus ada tegangan minimal 8,5volt,
jika terukur 7v atau 8v Tv a
Catatan : Tugas kita adalah
menyempurnakan rancangan bagaimana
agar tegangan 5 volt pertama, benar2
keluar 5volt. Penggantian elco dari
asalnya 10uF ke 100uF pada testpoint
50volt sudah cukup membantu, dan jgn
Model : PS14M62E
Gejala : Display normal,tdk dpt
menerima siaran,raster lemah.
Penyebab : Penggunaan remote yg
sangat berlebihan oleh anaknya yg masih
kecil.
Solusi : Pertama masuk ke menuservis
data pd pengaturan AGC, AGC REF,AUTO
VCO tdk membawa hasil. Pada saat AGC
diset muncul tulisan FAILED!. ic memori
24C16 saya ganti yg kosong( tdk beli di
service center) dgn menge'set' data pd
fungsi AGC nya tv bisa mener
Catatan : Kesulitan pada tv Polytron Diva
ini yg sudah menggunakan ic Micom
R2J10172HA adalah bagi tehnisi yg
tempat tinggal nya jauh dari service
center nya, karena penggantian ic
memori nya tidak semudah dgn
Model : jadul
Gejala : gambar bergerigi
Penyebab : tgangan tdak bersih
Solusi : ganti 7812 dngan yg asli atau
coba ganti elco dekat ic tsb
Model : GM1798
Gejala : gmbar tdak sinkron
Penyebab : 12 volt tdak stabil
Solusi : ganti elco dekat ic 7812
Model : Polytron Diva
Gejala : Hidup Sebentar Lalu Standby
Penyebab : Jalur protek ada di kaki ic
tunggal terukur kurang lebih cuma
3voltyang terhubung ke ic vertikal
melalui c402 1uf/50volt
Solusi : Setelah Ganti capasitor c402
1uf/50volt,voltasenya kini meningkat
menjadi 5volt alias normal
Model : tv pake cd
Gejala : layar gelap
Penyebab : kerusakan dioda
Solusi : ganti dioda D 552
Model : PN 14323KFA
Gejala : tv tidak bisa hidup, led indikator
menyala
Penyebab : tegangan kerja untuk aisy
program HBK-00-01 tidak sampai 5 volt
Solusi : ukur dan urut jalur 5 volt,
sampai di temuklan sumber penyebab
tegangan hilang, setelah di cari rupanya
L510 dengan nilai 0,33 ohm tahanan
nya naik, jadi tegangan 5 volt jadi drop.
kalau di lihat mata telanjang secara fisik
tidak ada yang terbakar
Catatan : ganti aja dengan r 0,22 ohm
Model : PN 20125
Gejala : TIDAK ADA GAMBAR
Penyebab : KERUSAKAN PADA BLOK
HORIZONTAL
Solusi : DI CARI KOMPONEN YG RUSAK
Model : PN 20125
Gejala : MATI TOTAL
Penyebab : DIODA YANG PUTUS
Solusi : PERLU DI GANTI
Model : PN 20125
Gejala : HIDUP MATI LAGI
Penyebab : IC REGULATOR
Solusi : PERLU DI GANTI
Model : BigBeauty
Gejala : layar sblah kiri glap fbt
mendenging
Penyebab : kerusakan TR drive
Solusi : ganti TR drive hor
Model : Grand bazoke
Gejala : Warna pecah
Penyebab : Elco filter 7812 error
Solusi : Ganti
Catatan : Elco out fbt jurusan 7812 ganti
saja ! Regulator yg berhubungan dgn ic
warna
Model : Jadul
Gejala : Regulator normal 115v trus
lama lama drop jadi 80v
Penyebab : Paktor usia komponennya
Solusi : Ganti semua elco di jalur
regulator terutama yang 160v
Catatan : Awal tv di hidupin normal
normal,aja tapi sekitar lima menitan tv
seperti kurang tegangan alias drop
Kerusaakan Polytron Bagian 5
Model : PN-14123KA
Gejala : TV mrotec hidup sebentar
kemudian mati, hidupin lagi mrotec lagi
Penyebab : Jalur protec pada pin 16 IC
ST6382B1/FMT tidak dalam keadaan
normal
Solusi : Putus jalur pin protec kemudian
ganti pakai R 100 Ohm dihubungkan ke
V+ 5 Volt. Tak pernah mrotec lagi.
Model : minimax radio
Gejala : hidup kemudian standby
Penyebab : elco 1uf 50v lemah
Solusi : ganti elco 1uf 50 pada bagian
vertikal dengan nilai yang lebih besar
bisa4.7uf 50v insa allah bisa hidup lagi
Model : seri mx
Gejala : tidak bisa star led berkidip kedip
Penyebab : elco teggan 50 volt rusak
Solusi : ganti elco 10uf50v dengan nilai
yg lebih besar misal100uf 100v
Model : MX20323
Gejala : mati total
Penyebab : fuse power suply putus
Solusi : ganti dgn yg baru
Model : Minimax
Gejala : lampu indikator nyala tdk bisa
start, teg hor drop
Penyebab : R517 hangus
Solusi : ganti dg R 100 Ohm
Model : LE 1702
Gejala : TV mati total tegangan B+ drop,
jadi 60 V, smps bunyi mendenging
Penyebab : Transistor horisontal out put
(hot)hubung singkat
Solusi : ganti TR HOT BU 208 D
Model : ps30uv25b
Gejala : power stanby.dihidupkan secara
manual/remote tidak bisa hidup.
Penyebab : kerusakan pada ic matrik
tabung TDA 6106jf short circuit.
Solusi : ganti r 601 ( resistor pengaman
ic matrik) 1ohm/1watt.ganti ic TDA
6106JF.
Catatan : IC TDA 6106 JF bisa diganti
TDA 6107 jf
Model : minimax 123
Gejala : susah hidup
Penyebab : tegangan 50v kurang
Solusi : ganti elko 10uf 63 volt dengan
47uf 100v
Model : MX20323
Gejala : SUARA SUKA HILANG SENDIRI
Penyebab : SOLDERAN SOKET SPEAKR
RETAK
Solusi : SOLDERAN SOKET SPEAKR YANG
RETAK DI SOLDER ULANG
Catatan : PERIKSA JUGA SOLDERAN
LAINYA YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KERUSAKAN TERSEBUT
Model : minimax
Gejala : tv bisa nyala, tidak lama
kemudian mati kembali
Penyebab : dioda in 4142 short
Solusi : ganti dioda
Model : minimax
Gejala : bila dionkan dlm keadaan stand
by bisa hidup tapi bila jala listrik mati
terus dionkan gak bisa hidup
Penyebab : jalur 5 volt nggak normal
Solusi : setelah saya cabut ic reset tv
bisa hidup normal
Model : u-slim
Gejala : gambar melebar kiri dan kanan
Penyebab : transistor jalur out vut
horisontal ada yg rusak
Solusi : setelah diganti TR D313 tv
normal kembali
Model : 123 21
Gejala : mati tiap 10menit
Penyebab : elco tegangan 50v rusak
Solusi : ganti saja elco tsb
Model : minimax123
Gejala : mati, indikator kedip kedip
Penyebab : elco 1000 micro regulator
14 V jebol
Solusi : ganti elco tersebut
Model : minimax
Gejala : standby
Penyebab : elco 10uf/63v rusak
Solusi : ganti elco 10uf/63v di bag
regulator
Model : POLYTRON
Gejala : SATU GARIS HORISONTA
Penyebab : IC VERTIKAL MATI
solusi : GANTI IC VERTIKAL BERES
Catatan : periksa juga R437 barang kali
putus
PIN PROTEK TV POLYTRON
Polytron
Model / Series Detektor Yang Dideteksi
Tegangan Normal Menonaktifkan
Proteksi DIVA Series, DIPE Series Pin
No.62 IC HBT-00-0X Vertikal Output 5
Volt Suntik Pin No.62 tegangan 5V
EXCEL Series Pin No.61 STV223X BCL
(Beam Current Limiter) 5 Volt Lepaskan
J345 BML Chasis (MX5203MS,
MX-20323) Pin No16 IC701(HBM-00-
XX) Vertikal Output 5 Volt Suntik Pin
No.16 tegangan 5V Pin No.46 IC301
(STV228X) BCL (Beam Current Limiter)
Lewat D304 5 Volt Lepaskan D304
Semoga bermanfa’at.

Cara mengetes kekuatan TR horyzontal

Dengan men seri bolam lampu antara coil dan kaki fbt.

Selasa, 17 Juni 2014

Tes FBT dengan avo

BUAT PARA PEMULA! Berikut
beberapa cara untuk mengetahui kerusakan
pada sebuah FBT/flyback transformer:
1. Bisa di lihat dari fisiknya biasanya
ditandai dengan menggembungnya di
beberapa permukaan
bodinya,retak,ataupun jebol dengan di
barengi bau benda terbakar yang sangat
menusuk hidung.
2. Dengan mengukur resistansi antar kaki-
kakinya,lepas dahulu FBT dari
mainboard.Gunakan multitester digital/
jarum,selektor switch pada posisi OHM
kisaran 2000K,probe hitam tempelkan pada
GND FBT,probe merah tempelkan pada
COLECTOR/H.OUT,B+,180V,dan ABL FBT
secara bergantian,bila display tester tetap
menunjukan angka 1 atau jarum tidak
bergerak sama sekali berarti FBT dalam
keadaan baik,sebaliknya bila display tester
menunjukan angka 000 atau jarum
menyimpang walau sedikit berarti FBT dalam
keadaan Short/rusak.
3. Bisa di tes dari reaksinya dalam
rangkaian,hidupkan tv beberapa saat
kemudian pegang heatsink TR Horizontal,bila
sangat panas sekali/abnormal,bisa dipastikan
FBT telah rusak,walau kadang-kadang
penyebabnya bukan dari FBT itu sendiri.
Demikianlah beberapa ulasan dari
saya,bagi rekan-rekan yang sudah profesional
bisa menambahkan ulasannya di kolom
komentar he he he.....sukses buat anda
semua
Penting!!!
Kasus dan keluhan boleh sama tapi
penanganan dan sumber masalah mungkin
bisa berbeda.

Pin fbt semua tv

DATA PIN DAN PERSAMAAN PLYBACK
TV ( FBT )
DATA PIN FLYBACK
154-064P (goldstar14")
154-177B (goldstar21")
FCK-14B047 (akari14")
c _ 180v _ b+ _ gnd _ 16v _ 24v _ 40v
_ abl _ htr _ afc.
6174Z-8005C (LG 20")
c - 180 - b+ - gnd - nc - 24 - gnd - abl
- ht -afc.
154-064G (goldstar14")
154-177E untk (goldstar20")
c - 180v - b+(92v) - boost up - 24v -
12v - gnd - abl - htr - afc.
154 - 132A (intel)
154 - 132C
6174V - 600H (LG 21")
6174Z - 6040C (LG 21")
BSC 23 - N0107 (LG 14")
c _ 40v _ 16,5 _ htr _ gnd _ b+ _ 180v
_ gnd _ abl _ 40v
154 189 C
154 189 H
154 277 C
BSC 22-2314 H
CF 0801-3701
FCM 20B027
c _ b+ _ 180v _ 16v _ 24v _ htr _ gnd _
abl _ afc _ nc.
6174V-6002U (LG 21")
BSC 26-N2121(N) (LG 21")
c - 180v - b+ - gnd - 12v - 26v - nc -
abl - ht - afc
BSC 65 A (changhong)
c _ b+ _ 190v _ gnd _ nc _ nc _ 14,5v _
abl _ htr _ afc.
BSC 22-01N401
BSC 22-01N402
BSC 22-01-06
BSC 22-0201
BSC 22-2314B
BSC 23-4404A
BSC 23-14H
BSC 24-14L
BSC 24-01N36
BSC 24-01N362
BSC 24-01N362B
BSC 24-08A
BSC 24-09G
BSC 25-48
BSC 25-4803
BSC 25-4803F
BSC 25-4803T
BSC 25-N0803A
BSC 25-Z601A
c _ b+ _ nc _ afc _ gnd _ htr _ abl _ nc.
BSC 25-2678S (konka K2169TC)
c _ 200v _ b+ _ gnd _ afc _ 16v _ abl _
ht _ nc _ nc
BSC 24-01N4014K (china)
BSC 25-01N4010GA (14")
BSC 25-05N2110A
BSC 25-0909
BSC 25-09N20E
BSC 25-09N21A
BSC 25-1003A
BSC 25-1194D024 (14")
BSC 25-2108A
BSC 25-4813P (cina multy)
BSC 25-N1003A-4-R (21")
BSC 25-T1010A
BSC 25-Z603F (21")
BSC 26-0221 (29")
Tep _ c _ tep _ b+ _ tep _ tep _ gnd _
htr _ abl _ 180v.
DCF 2217 J
c _ b+ _ afc _ boost-up _ 16,5 _ 24 _
abl _ gnd _ 200v _ htr.
F 0101 KM-SA (sharp 14R20 14")
F 0102 KM-SA (sharp 20R20B,
20R200, 51R200)
F 0141 PE-M
F 0147
c _ b+ _ gnd _ 24V _ 16V _ afc _ 180V
_ gnd _ ht _ abl
F 0122 PE-M (sharp 20Q250)
c _ b+ _ 24V _ 16V _ nc _ afc _ gnd _ ht
_ 180V _ abl
F 0193 PEN1-SA (sharp 14U15)
c _ b+(115) _ gnd _ 40V _ 12V _ afc _
180V _ gnd _ ht _ abl
F 0194 PEN1-SA (sharp 20R200MKII,
51U200, 20W200)
F 2037 PE-B (sharp 20AG2-S)
c _ b+ _ gnd _ 40V _ 16V _ afc _ 180V
_ gnd _ ht _ abl
F 094
FA 061 WJ-SA (sharp 51X200)
c _ b+(130V) _ gnd _ 24V _ 12V _ afc _
185V _ gnd _ ht _ abl
FA 113 WJ-B (sharp 51DXF250E)
c _ b+ _ gnd _ 24V _ nc _ afc _ 180V _
gnd _ ht _ abl
FA 122 WJ-B
c _ b+(130V) _ gnd _ 24V _ nc _ afc _
180V _ gnd _ ht _ abl
FA 011 WJ-B (sharp)
c _ b+ _ gnd _ 24V _ 16V _ afc _ 180V
_ nc _ ht _ abl
FA 060 WJ-SA (sharp 14S20MKII)
c _ b+ _ gnd _ nc _ 12V _ afc(-12V) _
180V _ gnd _ ht _ abl
FCG 2045 BL
afc - 16,5v _ htr _ boost-up _ B+83v _
gnd _ nc _ c _ abl _ 175v _ 24v
FCK 1411 L 01
FCM 14A025
c _ boost-up _ abl _ b+ _ gnd _ 180v _
24V _ htr _ afc _ 16,5v.
FCK 14A006 (14")
FCM 2015HE (21")
FCM 14A032 (21")
FTK 21R002 (21")
KFS 60844A (21")
nc _ nc _ gnd _ 180 _ 15v _ ht _ 24 _
abl _ b+ _ c
FCM 14B014N (polytron 14")
FCM 20B061N (polytron 21")
c _ b+ _ gnd _ 185 _ nc _ htr _ nc _ abl
_ +12 _ -12.
FUH29VH02 (polytron29)
c _ b+ _ gnd _ 185v _ nc(16v) _ htr _
nc _ abl(bcl) _ 12v _ 12v
FSV 20A001 (samsung)
FCK 14A033
FSV 14A001
c _ b+125v _ abl _ nc _ gnd _ 185 _ 46
_ htr _ nc _ 16,5
FTK-14A004P (samsung)
c _ b+125v _ abl _ nc _ gnd _ 180v _
24v _ htr _ afc _ 16,5.
FUY-20C009 (akari)
c _ 180 _ b+ _ gnd _ nc _ 24 _ nc _ abl
_ htr _ afc.
FCG 2045 BL
afc _ 16,5v _ htr _ boost-up _ b+83v _
gnd _ nc _ c _ abl _ 175v _ 24v.
HTF2904
c _ b+ _ 24v _ 16v _ gnd _ htr _ grnd _
afc _ nc _ 180v
FSA 16012M
DCF 2077A
DCF 1577
FSA 16012M
c _ b+ _ afc _ boost-up _ 16,5 _ abl _
25v _ gnd _ 185v _ htr.
JF 0501-1206
c _ b+ _ 180v _ 16v _ 25v _ htr _ gnd _
abl _ afc _ nc.
JF 0601-19577 (polytron 21''
MX5203R)
c _ b+ _ gnd _ 200v _ nc _ htr _ nc _
abl _ +12 _ -12.
JY 0301-0206 (china 29")
c _ b+ _ nc _ afc _ gnd _ Htr _ abl _ tep
_ tep _ tep
K 148 TC
c _ 180v _ b+ _ gnd _ afc _ 16v _ abl _
htr _ nc _ nc.
MC FBC-015
LCE CF0854
c _ b+ _ gnd _ afc _ 185 _ htr _ 25 _ 15
_ gnd _ abl.
8-598-858--00 (sony KV-PG21P70)
8-598-811
c _ b+135v _ 200v _ htr _ gnd _ -16,
5(vertkl) _ Gnd(vertkl) _ +16,5(vertkl)
_ nc _ abl
goldstar
BSC25-Z305A
BSC25-Z3201
FCM20B058
154-064
154-177B
1=HOT 2=180V 3B+ 4=GRND 5=16V
6=24V 7=40V 8=ABL 9H/T 10=AFC
FCG 2045BL
BSC 24-0406D
1=HOUT 2=180V 3=B+ 4=GRND
5=24V 6=16V 7=ABL 8=H/T 9=NC
10=NC
154-138K
1=190V 2=NC 3=HOUT 4=AFC 5=B+
6=43V 7=ABL 8=GRND 9=12V 10=H/
T
BSC 22-2314H
154-189C
JF 0501-1206
1=HOUT 2=B+ 3=180V 4=16V 5=26V
6=H/T 7=GRND 8=ABL 9=AFC 10=NC
BSC 24-01N4004U
1=HOUT 2=B+ 3=+13V 4=-13V
5=GRND 6=H/T 7=AFC 8=ABL 9=NC
10=NC
6174Z-8040C
1=HOUT 2=185V 3=B+ 4=GRND
5=-14V 6=+14V 7=GRND 8=ABL
9=H/T 10=AFC
MC-FBC-015
LCE CF 0854
1=HOUT 2=B+ 3=GRND 4=AFC
5=185V 6=H/T 7=25V 8=15V
9=GRND 10=ABL
CHINA :
BSC25-4813
BSC 25-N0301CY
BSC 25-1003A
BSC 25-Z603F
BSC 25-09N20ER
BSC 25-N0312A
BSC 25-T1010A
BSC 24-N40G1
BSC24-01N4001M
1=TP 2=HOUT 3=TP 4=B+ 5=TP 6=TP
7GRND 8=H/T 9=ABL 10=180V
CHINA :
BSC 25-4803T
BSC 25-4804TC
BSC 25-03F69F
BSC 25N1616T
BSC 25-03P79
BSC 25-N0449
BSC 24-01N36
BSC 23-N0124R
BSC 22-01016H
BSC 25-0236
BSC 25-03P79
BSC 25-N0803A
BSC 22-N65T
BSC 25-0251
BSC 25-3604V
L 40B10602
1=C.2=B+.3=NC.4=AFC.5=GRND.6=H
/T.7=ABL.8=TP
SHARP :
F0101KM-SA
F0141PE-M
F0102KM-SA
F094
FA061WJ-SA
FA060WJ-SA
FA135
F0147
BSC-250216F
FA093WJ-SA
1=hout 2=B+ 3=ground 4=24vol
5=16vol 6=afc 7=180vol 8=grn 9=h/t
10=ABL
FO193PEN1-SA
1=hout 2=B+ 3=ground 4=45vol
5=16vol 6=afc 7=180vol 8=grn 9=h/t
10=ABL
KONKA :
BSC 25-0106
BSC 25-2678S
JF 0501-19188
1=C 2=180VOL 3=B+ 4=GRND 5=AFC
6=16VOL 7=ABL 8=H/T 9=NC 10=NC
FCM 2015HE
FCM 14A032
C _ B+ _ Abl _ 24v _ Heater _ 16v _
180v _ Gnd _ Nc _ Abl
SAMSUNG :
FCA173 el
FOK 14A001
HR8628
FSV14A001
FSV14A004
CHINA BRAIND :
BSC24-014001D
BSC25-N0321
BSC25-N1534
BSC25-N1634
BSC25-Z1003
BSC25-Z2705
BSC25-Z2706
BSC25-N0313
1=H1 2=H 3=H2 4=B+110 5=H3
6=H4 7=GND 8=HT 9=ABL 10=AFC
TCL :
BSC 25=0252S
1=C.2=B+.3=NC.4=NC.5=NC.6=AFC.
7=GRND.8=ABL.9=200VOL.10=H/T
TCL :
JF0501-1619
BSC25-0299D,
185V _H+_AFC_B+_16V_24V_ABL_
GND_NC_H/T
POLYTRON :
JF0501-19577
H_B+_GRND_+VID_+VID_H/T_NC_
BCL_12VOL_HSINC-12VOL
(Samsung)
FSV 14A001
FSV 20A001
FCK 14A033
FCV 20A001
16,5V_NC_H_46V_185V_GROUND_
NC_ABL_B+125V_COL
154-064P (Goldstar)
154-177B
FCK 14B047 (Akari)
COL_185V_B+_GROUND_16V_24V_
40V_ABL_H_AFC
154-064G (Goldstar)
154-177E
COL_180V_92V_125VBOOST_24V_12V
_GROUND_ABL_H_AFC
FCM 14A025 (Samsung, Blaupunkt)
FCM 1411L01
16,5V_AFC_H_24V_180V_GROUND_B+
90V_ABL_125VBOOST_COL
DCF 1577 (Daewoo, Mitsuba)
DCF 2077
FSA 16012M
COL_B+_AFC_125VBOOST_16,5V_ABL_
24V_GROUND_180V_H
FTK 14B011 (Aiwa)
COL_B+_25V_GROUND_180V_H_ABL_
GROUND_AFC_15V
FCK 1411E10A (Etron)
190V_COL_NC_B+_NC_24V_ABL_
GROUND_15V_H
JF 0208-0208C (Solitron)
COL_B+_GROUND_185V_H_ABL_
GROUND_15V_AFC_24V
JF 0208-0210B (Sansui)
JF 0501-0501
COL_B+_180V_14V_24V_H_GROUND_
ABL_AFC_NC
FCM 14B014N (Polytron, Digitec)
FCM 20B061N
JF 0601-19577
COL_B+_GROUND_200V_NC_H_NC_
ABL+12v_-12v
JF 0501-1206 (Sansui)
COL_B+_180V_16V_25V_H_GROUND_
ABL_AFC_NC
L40B17100 (Sanyo)
COL_B+_NC_180V_AFC_GROUND_
ABL_NC_H_GROUND
L40B09000 (Sanyo)
COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_
16V_NC_180V
L40B05500 (Sanyo)
COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_
GROUND_NC_NC_ABL
L40B09001 (Sanyo)
COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_
NC_NC_180V
6174Z-6040C (LG)
BSC 23-N0107
COL_185V_B+_GROUND_-14V_+14V_
GROUND_ABL_H_AFC
BSC 24-08B (Tv China)
BSC 24-01N362
BSC 25-4803
BSC 25-N1616
BSC 25-0106
COL_B+_NC_AFC_GROUND_H_ABL_NC
BSC 25-T1010A (Tv China)
BSC 24-01N4014K
BSC 25-09N21A
BSC 25-09N20E
TEP_COL_TEP_B+_TEP_TEP_GROUND_
H_ABL_180V
BSC 60HZ (Changhong)
COL_B+_190V_GROUND_11V_16V_
45V_ABL_H_AFC
BSC 24-2231HC (Panda)
COL_B+_46V_16V_GROUND_AFC_ABL_
H_180V_NC
BSC 65A (Changhong)
COL_B+_190V_GROUND_NC_NC_
14,5V_ABL_H_AFC
TFB 4067BD (Toshiba)
TFB 4125CH
TFB 4122HY/ES/CS/DY
BSC 23-N0102
COL_B+_185V_GROUND_NC_24V_
12V_ABL_H_AFC
FCK 14A028 (Fuji Electric)
NC_B+_14V_24V_H_GROUND_ABL_
180V_B+_COL
154-189C (Fuji Electric)
154-277C
FCM 20B027
COL_B+_180V_14V_22V_H_GROUND_
ABL_AFC_NC
FUY 20C009 (Akari)
COL_180V_B+_GROUND_NC_24V_NC_
ABL_H_AFC
FCK 14A006 (Digitec, Polytron, OK)
FCM 2015HE
FCM 14A032
KFS 60844A
NC_NC_GROUND_185V_15V_H_24V_
ABL_B+_COL_
154-138K (Etron)
154-182H
190V_NC_COL_AFC_B+_43V_ABL_GRO
UND_12V_H
CF 0801 (Fujitec)
COL_B+180V_15V_24V_H_GROUND_
ABL_NC_NC
CF 0854 (Fuji Electric, Siera)
CF 0582
COL_B+_GROUND_AFC_185V_H_25V_
15V_GROUND_ABL
FSA 28027M (Fuji Electric)
COL_NC_NC_123V_12V_ABL_25V_GRO
UND_185V_H
BSC 24-01N4009A (Tv China)
COL_NC_B+_GROUND_NC_TEP_NC_
ABL_H_AFC
BSC 22-2314H (Fujitec)
COL_B+_180V_15V_24V_AFC_
GROUND_ABL_NC_NC
BSC 22-01N40J (Tv China)
COL_180V_115V_GROUND_22V_16V_
ABL_H_NC_NC
F 0193 PEN1-SA (Sharp)
F 0194 PEN1-SA
COL_B+_GROUND_42V_12V_AFC_
185V_GROUND_H_ABL(cat: teg 12v
pada FBT F0194= 16V)
F 0042PE-M (Sharp)
15V_COL_24V_B+_ABL_AFC_GROUND_
NC_180V_H
F 0063PE-M (Sharp)
F 0067PE-M
COL_B+_24V_12V_NC_AFC_GROUND_
H_185V_ABL
F 0102KM-SA (Sharp)
COL_B+_GROUND_24V_14V_AFC_
180V_GROUND_H_ABL
FA 060WJ-SA (Sharp)
COL_B+_GROUND_NC_12V_(AFC/
-12V)_185V_GROUND_H_ABL
FA 061WJ-SA (Sharp)COL_(B+130V)_
GROUND_24V_12V_AFC_185V_G
ROUND_H_ABL
FA 113WJ-B (Sharp)COL_B+_GROUND_
24V_NC_AFC_180V_GROUND_H_ABL
FA 122WJ-B (Sharp)COL_(B+130V)_
GROUND_24V_NC_AFC_180V_GR
OUND_H_ABL
FTK 14A004P (Samsung)
16,5V_AFC_H_24V_180V_GROUND_
NC_ABL_(B+125V)_COL
154-279C (Siera, Fuji Electric)
COL_(B+135V)_200V_GROUND_
GROUND_25V_16V_ABL_H_NC
BSC 25-N0363 (LG 21FU6RL/Pearl
Black)
COL_180V_B+_GROUND_INNER_26V_
NC_ABL_H_AFC
8-598-858-00 (Sony)
8-598-11
COL_B+_200V_H_GROUND_-16,5V_GR
OUND_+16,5V_NC_ABL
QQH0132-001 (JVC AV-1438)
COL_B+_40V_NC_25V_GROUND_H_
ABL_180V_GROUND
JF 0501-19539 (Polytron MX5262RF/
Zepelin)
COL_B+_GROUND_185V_NC_H_25V_
ABL_12V_Hpulse
BSC 25-1194D030 (SANKEN)
FSV 20A099
16,5V_24V_H_46V_180V_GROUND_
NC_ABL_B+125V_COL
FTK 14A004F(S) (SAMSUNG)
16,5V_24V_H_-16,5V_185V_GROUND
_NC_ABL_B+125V_COL
8-597-041-20 (SONY KV-LS21M61)
COL_B+_200V_H_GROUND_(-13V)_GR
OUND_(+13V)_NC_ABL
FUH 29VH04 (POLYTRON
PS30UV25BM) U-SLIM
COL_B+(135)_GROUND_185V_NC_H_
BCL_+12V_-12V
JF0501-32611 (SANYO CG21SF1T)
FLAT 21COL_B+(125)_NC_185V_AFC_
ABL_ABL_NC_H_GROUND

Senin, 09 Juni 2014

Tv warna RGB polos dan ada garis garis

Hal tersebut bisa jadi KG ,KR , KB salah satu kaki katoda warna short dengan groun.
CARA MENGETAUINYA matikan tv lepas soketx tes dengan avo batas ukur X1 dan ukur di ground dan soket Katoda (KG/KB/KR) short apa tidak? Trus tempelkan ke tabung. Lalu tes lagi dengan avo ground dengan katoda, jika salah satu ada yang short atau berhubungan singkat itu artinya tabung anda bermasalah.
SOLUSINYA adalah lepas kabel fokus yang ada di soket CRT dan pegang kabelx. Jgn di sentuh ketika mesin dinyalakan karena ada tegangan sekitar 1 kv atau 1000 volt.  Gak masalah ketika anda pegang kabelx saja. Siap ? Sudah di lepas dan di pegang?
Sekarang nyalakan tv, ingat jgn di sentuh stumx.. ketika sudah nyala shortkan sebentar dengan Katoda yang short td dengan ground. Dan matikan tvx lagi. Ingat jgn lama-lama menempelkan ke katoda. Jika sudah mati tvx. Tes lagi maka akan terlepas yang short td.. begitulah caranya menembak CRT yang short.. semoga bermanfaat .

Add fb saya mail : arif.service@dr.com
Jika ada yg di tanyakan silahkan add FB arif . Makasih

Jumat, 16 Mei 2014

Cata tes kaki tr horizontal tv

Pengukuran transistor horisontal berbeda
dgn pengukuran transistor umumnya
karena didalam tr horisontal terdapat
dioda damper .kaki tengah adalah
positif .jadi cara mudah
mengukurnya ,sebaiknya tr diukur dalam
keadaan dilepas supaya hasil pengukuran
tidak membingungkan terutama bila
ternyata tr bocor . set avometer pada
skala X1k <analog multitester> ,tempel
positif pada kaki tengah ,tempel negatif
secara bergantian pada kaki 1 dan
3 ,dalam kondisi baik akan terbaca hasil
pengukuran sekitar 3 - 5 kilo ohm .
Selanjutnya tempel negatif pada kaki
tengah ,tempel positif pada kaki 1 dan 3
secara bergantian, bila jarum bergerak
sedikit saja berarti bocor ,apalagi kalau
jarum bergerak penuh berarti tr short /
konslet . Yg terakhir antara ukur antara
kaki 1 terhadap kaki 3 dan hasilnya jarum
bergerak penuh ,jangan heran itu
normal .dan dibolak balik hasilnya sama
jarum bergerak penuh dan itu kondisi
normal
Jika pakai avo digital maka kabel yang di gunakan sebalikx. Merah jadi hitam dan Hitam jadi merah.